Penentuan Kelompok Status Gizi Balita dengan Menggunakan Metode K-Means

Main Article Content

Oktania Purwaningrum Yudha Yunanto Putra Amalia Anjani Arifiyanti

Abstract

Kekurangan gizi pada balita merupakan permasalahan yang masih sering terjadi di Indonesia. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan prevalensi balita kekurangan gizi pada tahun 2018 diatas nilai 10 dan Jawa Timur memiliki nilai 15,20. Permasalahan gizi balita memberikan dampak buruk pada kesehatan balita. Untuk menangani permasalahan kesehatan dan gizi balita hadir adanya posyandu. Posyandu adalah kegiatan yang dilakukan oleh dan untuk masyarakat dibantu oleh petugas kesehatan setempat atau Puskesmas, salah satunya Posyandu Tanjung 1 RW 06 Desa Pepelegi Sidoarjo. Untuk mengelompokan status gizi balita pada Posyandu Tanjung 1 RW 06 Desa Pepelegi Sidoarjo, dilakukan klusterisasi agar penanganan gizi ke balita sesuai sasaran. Proses klasterisasi dilakukan dengan framework CRISP-DM dan algoritma K-Means. Hasil dari analisis klasterisasi menunjukkan bahwa terdapat 3 klaster dari data balita. Diharapkan kader Posyandu menjadikan hasil tersebut menjadi dasar dalam penentuan kebijakan dalam pemberian tindakan seperti vaksinasi dan imunisasi agar sesuai dan tepat guna.

Article Details

How to Cite
PURWANINGRUM, Oktania; PUTRA, Yudha Yunanto; ARIFIYANTI, Amalia Anjani. Penentuan Kelompok Status Gizi Balita dengan Menggunakan Metode K-Means. Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Asia, [S.l.], v. 15, n. 2, p. 129-136, oct. 2021. ISSN 2580-8397. Available at: <https://jurnal.stmikasia.ac.id/index.php/jitika/article/view/594>. Date accessed: 29 nov. 2021. doi: https://doi.org/10.32815/jitika.v15i2.594.
Section
Articles