Komparasi Algoritma Linier Congruential Generator Dan Blum Blum Shub Pada Implementasi Fragile Watermarking Untuk Verivikasi Citra Digital

Main Article Content

Tria Aprilianto Yuliana Melita

Abstract

Fragile watermarking merupakan salah satu aplikasi steganografi yang dapat menjadi solusi kebutuhan verifikasi citra digital. Metode yang digunakan untuk teknik watermarking ini adalah metode Least Significant Bit (LSB). Metode LSB ini mengganti bit-bit yang tergolong bit LSB pada setiap byte pada suatu piksel citra dengan bit-bit watermark yang akan disisipkan.
Untuk memperkuat teknik penyembunyian data, bit-bit watermark tidak digunakan mengganti bit-bit dari piksel awal sampai piksel terakhir secara berurutan, namun dipilih susunan piksel secara acak.. Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan algoritma Linear Congruential Generator (LCG) dan Blum Blum Shub (BBS) sebagai pembangkit bilangan acak semu (Pseudo Random Number Generator / PRNG). Bilangan acak yang dihasilkan akan digunakan sebagai posisipiksel sebagai tempat penyisipan watermark.
Penelitian ini dilakukan dengan membuat aplikasi fragile watermarking dan kemudian membandingkan histogram, nilai Mean Squared Error (MSE) dan Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) dari setiap hasil penyisipan watermark (embedding) yang dilakukan. Aplikasi dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
APRILIANTO, Tria; MELITA, Yuliana. Komparasi Algoritma Linier Congruential Generator Dan Blum Blum Shub Pada Implementasi Fragile Watermarking Untuk Verivikasi Citra Digital. Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Asia, [S.l.], v. 7, n. 1, p. 58-68, feb. 2013. ISSN 2580-8397. Available at: <https://jurnal.stmikasia.ac.id/index.php/jitika/article/view/68>. Date accessed: 15 nov. 2018.
Section
Articles